Sejarah Perkembangan Genre Musik

Genre Musik

Sejarah Perkembangan Genre Musik – Seperti yang sudah diketahui bahwa musik merupakan suara yang tersusun dari beberapa suara yang mengandung irama, sehingga menjadi suatu lagu.

Musik yang dulu digunakan sebagai pengiring suatu upacara dan acara keagamaan, sekarang berkembang untuk hiburan yang bisa didengarkan.

Sejarah Perkembangan Genre Musik

Musik sudah ada sejak jaman dulu sekitar 100.000 – 180.000 tahun yang lalu. Dari jaman manusia purba tidak ada yang mengetahui apa manusia dulu sudah mengenal musik atau belum.

Namun beberapa temuan sejarahwan yang mengatakan bahwa manusia purba dulu sudah mengenal musik.

Menurut sejarahwan, musik pada jaman dulu digunakan untuk mengubah suasana hati dari manusia dulu. Dimana banyak digunakan pada saat ini melakukan perburuan.

Dilakukan juga pada saat upacara-upacara yang mereka lakukan. Dan juga musik banyak digunakan untuk berkomunikasi kepada sesama.

Musik manusia purba banyak diciptakan dari tulang belulang hewan, kulit, dan juga kayu-kayuan.

Prasejarah

Pada jaman prasejarah ditemukan seruling yang dulu terbuat dari tulang berulang yang diyakini adalah alat musik pertama dan tertua. Seruling Divje Babe yang terbuat dari tulang paha beruang yang diyakini berasal dari jepang pada 40.000 tahun yang lalu.

Musik sekarang dikelompokan kepada banyak aliran dan juga gaya bermain atau genre yang dimana membuat manusia semakin mudah untuk menikmati.

Pengelompokan berdasarkan aliran atau Genre

Musik merupakan seni yang dimana membutuhkan keahlian dalam memainkan suatu alat musik sehingga bisa menghasilkan suatu suara yang bisa membuat semua lagu.

Musik memiliki banyak komposer-komposer dunia yang sudah sangat terkenal dalam membuat aliran-aliran baru dalam bermusik.

Musik Klasik

Musik kalsik yang biasanya akan selalu mengacu pada tradisi kesenian barat yang mengacu pada kegiatan acara. Musik Kristiani, musik Orkestra, yang mencangkup pada periode abad ke – 9 dan abad ke – 21.

Pada jaman dahulu musik klasik di Eropa digunakan untuk mengiringi lagu di Gereja ataupun lagu untuk pengiringan Raja. Namun perkembangan jaman merubah fungsi dari musik klasik menjadi musik penghibur sampai sekarang.

Musik Populer

Musik populer merupakan genre musik yang sangat digemari di masyarakat. Ada banyak sekali genre musik populer yang ada sekarang.

Genre musik merupakan jenis musik yang berbeda-beda yang dimana menyesuaikan dengan telinga dan kesukaan masing-masing orang.

Jazz

Jazz merupakan jenis musik yang bisa dibilang juga sebagai musik klasik yang dimana merupakan pengembangan dari musik blues, ragtime, dan musik eropa.

Musik jazz memiliki beberapa subgenre seperti Dixeland, Swing, Bebop, Hard Bop, Cool Jazz, Free jazz, Jazz Fusion, Smooth Jazz, dan Cafjazz.

Gospel

Merupakan jenis musik yang didominasi dengan vocal yang biasa memiliki tema keagamaan. Musik gospel berintonasi tinggi yang dimana dialunkan dengan nada-nada yang sangat tinggi.

Gospel memiliki beberapa subgenre seperti Contemporary Gostel dan juga Urban Contemporary Gospel.

Awalnya Gospel diperkenalkan oleh orang-orang kulit hitam di Amerika yang beragama Kristen.

Blues

Blues berasal dari masyarakat Afro-Amerika yang berkembang dari Afrika barat.

Rock

Merupakan genre populer yang banyak disukai oleh banyak pecinta musik diseluruh dunia. Merupakan gabungan dari rhythm dan blues, dan musik country.

Bunyi khas dari musik rock adalah gitar listrik atau gitar akustik dengan menggunakan back beat yang sangat kentara dengan rhythm section yang dipadukan dengan gitas bass, dan juga drum.

Pop

Pop merupakan musik yang mudah diperoleh, menekankan pada chorus atau ulangan pada lagu. Dengan lirik yang menyenangkan dan bernuansa romantis.

Musik pop juga merupakan musik yang easy listening atau yang mudah di didengarkan tanpa membutuhkan perhatian yang banyak secara khusus.

Genre Musik Musik Tradisional

Musik tradisional merupakan musik yang turun temurun yang dipertahankan untuk sarana hiburan atau juga sebagai tradisi.

Country

Merupakan musik tradisional masyarakat Amerika yang sangat di gandrungi. Merupakan aliran tertua yang ada di Amerika.

Dangdut

Merupakan musik tradisonal yang terkenal di Indonesia. Yang merupakan musik dengan nuansa India dan Melayu.

Merupakan informasi mengenai Sejarah Perkembangan Genre Musik yang bisa menambah wawasan Anda mengenai dunia Musik.

Untuk informasi mengenai Alat Musik Modern Yang Populer dapat dibaca di artikel kami yang sebelumnya.

Baca Juga: Alat Musik Modern Yang Populer

Sumber

Alat Musik Modern Yang Populer

Alat Musik Modern

Alat Musik Modern Yang Populer – Alat musik modern adalah alat musik yang digunakan yang sudah berinovasi dari yang sebelumnya. Karena faktor perubahan masyarakat juga mempengaruhi inovasi dari alat musik yang ada.

Perubahan jaman juga membuat alat musik dan genre lagu sudah berevolusi menjadi pengiring dari lagu atau opera.

Baca Juga: Sejarah Musik Dunia

Kecanggihan teknologi sekarang juga sudah mempengaruhi kegunaan musik sebagai pengiring. Dan jika didukung dengan alat musik modern maka sudah pasti musik dapat digunakan menjadi alunan nada yang terasa lebih menjiwai.

Alat Musik Modern Yang Populer

Alat musik modern makin banyak bermunculan untuk sekarang ini. Sekarang musik sudah banyak digunakan untuk hiburan yang dimana banyak sekali genre yang bermunculan.

Untuk itu kami akan memberikan informasi mengenai alat musik modern yang sangat populer di dunia untuk sekarang ini.

Gitar

Gitar merupakan alat musik modern yang sudah sangat keren dan memiliki banyak desain yang keren sekali sehingga enak di pandang mata.

Dan juga gitar menjadi salah satu alat musik dengan peminat yang sangat banyak dan memiliki beberapa jenis seperti:

Gitar Akustik

Gitar Akustik merupakan jenis gitar yang memiliki jenis sederhana. Suara yang muncul hanya berasal dari suara senar yang beresonansi dengan kaya pada badan gitar.

Dengan kualitas kayu yang bagus akan membuat barang berkualitas untuk gitar akustik. Gitar akustik tidak memerlukan peralatan elektronk untuk dimainkan.

Gitar Listrik / Elektrik

Gitar listrik merupakan jenis gitar yang berbeda dengan gitar akustik. Dimana gitar listrik harus menggunakan peralatan listrik untuk menghasilkan bunyi.

Dan gitar listrik biasanya digunakan untuk acara musik show, rock, band, atau lainnya.

Alat Musik Modern Tiup

Alat musik tiup memiliki kesulitan yang lebih dari pada gitar. Dimana pemain haruslah berlatih lebih giat untuk bisa menguasai alat musik tiup ini.

Dimana pernapasan lah yang paling penting untuk bisa memainkan alat musik tiup ini.

Dan untuk jenis alat musik yang dimainkan dengan cara ditipu seperti:

Terompet

Alat musik terompet adalah alat musik yang dimainkan dengan cara ditiup yang terbuat dari logan dengan memiliki beberapa pitch nada yang bisa digunakan.

Terdapat 3 buah tombol yang bisa digunakan untuk menentukan pitch nada yang dimainkan. Pemain terompet haruslah sering berlatih agar bisa mendapatkan hasil nada yang diinginkan.

Saxophone

Bentuk saxophone berbeda dengan trompet. Saxophone lebih melengkung dan memiliki banyak tombol untuk menghasilkan nada.

Alat musik ini biasanya digunakan untuk mengiringi musik jazz dan juga untuk acara upacara yang besar seperti upacara kenegaraan. Merek terkenal untuk saxophone seperti Yamaha, LA sax, Lincoln, dan juga Subaru.

Nama lain dari pemain saxophone biasa disebut sebagai Sexfonis.

Harmonika

Harmonika merupakan alat musik yang sangat mudah untuk dibawa. Harmonika merupakan alat musik tiup dan mirup yang memiliki banyak suara dalam 1 alat musik.

Harmonika berasal dari negara Tiongkok pada jaman kaisar Nyu-Kwa. Yang diperbaharui oleh Buchman yang membuat harmonika lebih dikenal.

Sekarang harmonika sudah memiliki 90 tipe yang berbeda dan sudah mampu mengiringi berbagai jenis musik apa saja.

Klarinet

Klarinet yang berasal dari Italia yang terbagi menjadi 2 bagian yaitu “et” yang memiliki arti kecil dan juga “clarion” yang artinya terompet. Dimana klarinet adalah bentuk trompet yang berukuran lebih kecil.

Alat Musik Modern Piano

Alat musik piano merupakan alat musik yang digunakan untuk beberapa acara dan juga memiliki bentuk dengan tuts-tuts yang digunakan sebagai penanda nada.

Piano sendiri memiliki beberapa jenis sepert:

Grand Piano

Grand piano biasa akan ditemukan jika melihat konser musik yang dimana akan menghasilkan suara yang indah. Pemusik hebat atau seorang pianis akan lebih memilih menggunakan Grand Piano.

Untuk Grand piano memilih banyak senar yang terdapat dalam piano, dan juga terdapat dalam satu kotak yang besar, harga grand piano sekitar 400 juta.

Upright Piano

Upright Piano memiliki bentuk yang lebih kecil dari grand piano, dan juga memiliki 88 tuts berserta senar. Yang membedakan dengan grand piano adaah kotak akustiknya berada pada bagian luar untuk menghemat tempat.

Digital Piano

Memiliki 88 tuts yang dimana dimainkan dengan menyambungkan kapada aliran listrik untuk bisa dimainkan. Dan juga memiliki tipe yang keras pada setiap tutsnya.

Keyboard Piano

Pada keyboard piano ini memiliki keunikan karena terdapat juga suara alat musik yang lain seperti gitar, drum, biola, dll. Untuk itu keyboard merupakan alat musik portable yang bisa dibawa kemana-mana karena mudah untuk digunakan.

Organ

Organ merupakan jenis piano yang sumber suara terdapat pada pipa yang ada pada bagian piano.

Sangat besar dan juga terdapat banyak sekali komposisi yang terdapat pada organ ini.

Biola

Biola merupakan alat musik dengan senar yang dimainkan dengan cara digesek. Biola sejatinya bimainkan untuk mengirisi musik orkestra yang juga digunakan untuk melodi karena memiliki suara yang indah.

Nada yang dihasilkan oleh biola akan sangat indah untuk dimainkan dan juga dapat menarik hari dari pada pendengar.

Drum

Masuk dalam jenis alat musik perkusi yang digunakan pada jaman modern. Dimana memiliki banyak tipe yang dijadikan menjadi satu dengan tipe suara yang berbeda.

Memiliki beberapa suara seperti Bass, Snare, Tom-Tom, dan Cymbal. Orang memainkan drum biasa akan disebut sebagai Drummer.

Itulah beberapa jenis alat musik modern yang masih digunakan sampai sekarang untuk Alat Musik Modern Yang Populer . Semoga bermanfaat dan menambah ilmu pengetahuan kalian.

Analogue / Digital Mastering

Digital Mastering

Analogue / Digital Mastering The combination of analogue and digital processing makes for an extremely flexible option not only just for Evolution Mastering but for every step of the creative process from recording to mixing etc.

Analogue / Digital Mastering

Analogue Mastering

I’m not going to get into the analogue vs digital debate, each have their own merits. Starting with analogue processing the main advantage when it comes to the sound (which is the main priority here) is imperfection. Analogue signals are not perfect, they will never replicate the exact same result every time (although this is extremely difficult to actually pick out). It is this imperfection that we find so musical sounding. The slight nuances and distortions in an analogue signal is something that we find very pleasing to listen to. Obviously every box has it’s own sound and it’s down to the mix / mastering engineer to decide (through experience and experimentation) which is the best option for the job.

At Evolution the custom G-series compressor gets used on a large number of projects. It has enough options to be flexible enough to use on lots of different sound sources and the sound of it is incredible.

The future for the analogue side of Evolution is to break out into the EQ world, possibly something along the lines of API, Sontec etc

Of course while analogue does provide a great sound and the ergonomics can be a real joy to work with sometimes they just don’t offer enough flexibility and that’s where digital signal processing comes into play.

Digital Mastering

The biggest advantage that digital processing brings to the table is flexibility. We can do things that analogue just simply can’t do. When it comes to transparency as well this is the option that comes up on top, we don’t need to think about converters S/N ratio etc and although it may not be deemed as musical, having a process that is technically ‘perfect’ every time may be what we are after.

The majority of digital processing at Evolution is done through the UAD 2 Duo card. For some of the plugins such as the Manley Massive Passive and Pultec that are emulation based they get most of the way there. The advantage to being ITB is being able to use more than one instance, easy recall as well as not having any downtime from repairs etc.

For emulations I would highly recommend the UAD system (or other similar dedicated DSP systems). Due to the amount of processing power needed these are the best way to ensure that projects avoid maxing out on processing power while still having enough detail to provide a faithful reproduction of the emulated unit.

For the more ‘surgical’ processing then we can get away with less processor intensive plugins. Even the stock plugins found in a lot of DAWS can be great for this. If you need even more flexible options then something like the DMG Equilibrium EQ can offer even more options. This is still one that’s not made it’s way into the digital collection here at Evolution yet but after demoing it on a few instances it’s only a matter of time.

Which to use

It all depends on the project whether analogue or digital is right for it. Sometimes mastering can be done with entirely analogue, sometimes all digital and most of the time a combination of both. Usually I find that projects that have been mixed too cleanly and entirely in the box benefit more from analogue processing whereas tracks that are fairly dynamic, distorted, ‘alive’ etc etc may be better off with some more transparent digital processing. Of course this isn’t the case every time and each song has it’s own case but that’s just a common observation from experience.